Get Adobe Flash player

Cari

adsense

Statistik

2056691
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
662
1553
10679
1976011
33265
73193
2056691
Your IP: 54.167.44.32
Server Time: 2017-12-15 08:16:14

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ringkasan Nurul Yaqien Sejarah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam

 

الدرس العشرون

فتح القادسية 1- ارسل سعد رسلا الى ملك الفرس ليدعوه الى الاسلام اوالجزية . 2- فغضب الملك وامر قائده رستم بقتال المسلمين , فسار رستم بجيشه الى ان وصل امام جيش المسلمين يحول بينهما نهر الفرات. 3- وكان مع رستم ثلاثون ومائة وعشرون الف محارب . 4- فنشب القتال بين الفريقين وظل ثلاثة ايام انهزم فى نهايتها الفرش . 5- وحمل ( هلال بن علقمة ) على القائد رستم فقتله على سريره ونادى : قتلت رستم ورب الكعبة ). 6- فكبر المسلمون وهللوا . وهذه اعظم وقعة حدثت بين المسلمين والفرس قتل فيها مشاهيرهم وهلك اكثر عسكرهم قتلا وغرقا وذلك سنة 14 من الهجرة .

Terjemahan:

PELAJARAN EKE DUA PULUH PENAKLUKAN QADISYAH

1. Sa’ad mengirimkan beberapa utusan 1*) ke raja Parsi yang isinya mengajak kepadanya untuk masuk Islam atau membayar pajak kepadaya.

2. Karena ajakan itu maka marahlah baginda dan menyuruh kepada jendral Rustum agar memerangi orang-orang islam. Maka berjalanlah Rustum membawa tenteranya kehadapan tentara Islam itu. Diantara ke dua belah pihak itu dipisahkan oleh sungai Furat.

3. Pengikut-pengikut Rustum jumlahnya ada 30 pasukan bergajah dan 120.000 tentara.

4. Maka terjadilah peperangan yang sangat dahsyah di antara ke dua belah pihak itu dan pertempuran itu belangsung selama tiga hari tiga malam. Yang akhirnya tentara parsi menjadi pecah-pecah dan kalah.

5. Maka Hilal bin ‘Alqomah lalu menyerang jendral Rustum itu. Kemudian di bunuhnya di atas balainya. Sambil beliau berseru: “Saya telah membunuh Rustum demi tuhan yang mengusahi Ka’bah.

6. Orang-orang islam kemudian sama bertakbir dan membaca “Laa ilaaha illa’alla”. Inilah sebesar-besar peristiwa yang terjadi di antara tentara Isam dan tentara Parsi. Ketika itu banyaklah pemimpin-pemimpin besar Parsi yang terbunuh dan kebanyakan tentara mereka sama binasa disebabkan karena terbunuh dan tenggelam ke dalam sungai Furat. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke empat belas hijrah.

---------- 1*) Suatu ketika Sa’ad mengutus beberapa orang dari jenderal-jenderal islam untuk menghadap ke Yazdarird, raja Parsi. Setelah tiba di sana dia lalu menanya kepada mereka itu tentang sebab-sebab kedatangannya. Maka menjawablah seorang utusan ialah nukman bin muqarrin : “sesungguhnya allah itu mengasihi kepada kita. Karena itu lalu mengutus seorang utusan kepada kita agar yang menunjukkan atas kebaikan dan menyuruh kepada kita agar mengerjakan kebaikan itu. Kemudian kita di kenalkan pada keburukan lalu dilarang mengerjakannya. Ia menjanjikan kepada kita atas siapa yang menjalankan perintahnya itu akan mendapatkan kebaikan dunia dan ahirat. Maka tiadalah ia mengajak atas demikian itu kepada satu kabilah, kecuali akan menjadi dua bagian. Sebagian akan mendekatinya atas ajakan itu, dan sebagian lagi akan menjahuinya. Dan tidak akan masuk ke dalam agamanya kecuali orang-orang yang tertentu (orang-orang khusus). Maka tetaplah ajakannya itu sampai allah menetapkan kepada kita untuk mengabulkan ajakan itu. Maka kita mengetahui semua keutamaan yang dibawa ajakannya itu. Lalu kita meninggalkan atasnya dari memusuhi yang sangat itu. Ia menyuruh kita agar kita memulai kepada orang-orang yang mendekati kita (negeri tetangga kita) mengajak mereka kepada keinsafan. Maka kami mengajak kepada tuan-tuan semua kepada agama kami. Yaitu agama yang menganggap betul kepada barang betul dan menganggap buruk kepada barang yang buruk, begitulah seluruhnya. Maka kalau tuan-tuan sekalian mengabulkan ajakan kami itu, maka kami akan meninggalkan untuk tuan-tuan sekalian kitab allah agar tuan-tuan sekalin menghukumi dengan hukum itu. Dan kami akan kembali dari tuan-tuanm dari perkara dan dari negeri tuan-tuan. Maka jikalau tuan-tuan hanya suka membayar pajak, maka itu dapat kami terima juga, dan kami akan melindungi tuan-tuan. Tetapi jikalau tuan-tuan tidak mau semuanya, niscaya tuan-tuan semua akan kami perangi.

Umar Abdul Djabbar, Ringkasan Nurul Yaqien, (Surabaya : Awab Abdullah Attamimi 2015. ) Juz. 3 Hlm. 31-32

-------

Oleh: Ust. Ach Hosiyanto Ilyas S.Pd.I