Get Adobe Flash player

Cari

adsense

Statistik

2833212
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1378
1646
4477
2763940
19741
68407
2833212
Your IP: 54.144.100.123
Server Time: 2018-11-13 20:10:01
Statusnya Efendy 27 Januari 2017 pukul 5:18

Bolehkah membaca shalawat nariya dalam tasyahud

?

~~~~~~~~~

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

“Bolehkah membaca Shalawat Nariyah dalam tasyahud?”

Imam Sa’id bin Muhammad Baali Baasyin al-Hadrami al-Syafi’i di dalam kitabnya (Busyra al-karim) menjelaskan bahwa rukun shalat yang no. 11 adalah membaca shalawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah tasyahud dengan posisi duduk, karena duduk merupakan rukun dalam tasyahud. Pembacaan shalawat tidak boleh mendahului tasyahud dan antara keduanya tidak harus lansung (muwalah), maka tidak berbahaya memisah dengan dzikir ataupun diam yang lama. Adapun landasan hukum keharusan membaca shalawat adalah firman Allah “Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. al-Ahzab: 56) beserta konsensus para Ulama’ atas tidak adanya keharusan diselain shalat, maka keharusan tersebut hanya dalam shalat. Adapun minimalnya shalawat adalah “Allahumma shalli ‘ala Muhammad” atau “Shalli ‘ala Muhammad” atau “Shalli ‘ala Rasulihi” atau “Shalli ‘alan Nabi”.

Pemaparan tersebut di atas, secara eksplisit menunjukkan bahwa tidak ada ketentuan husus untuk pembacaan shalawat setelah tasyahud, maka diperbolehkan membaca shalawat Nariyah. والله اعلم

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Abdulloh Salam:

(الحادي عشر: الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم بعده) أي: التشهد (قاعداً)؛ إذ القعود ركن فيها.

والمراد بالبعدية عدم تقدمها على شيء منه، لا الموالاة بينهما، فلا يضر تخلل ذكر أو سكوت طويل. والأصل في وجوبها: آية (صَلُّوا عَلَيْهِ) [الأحزاب:56] مع الإجماع على عدم وجوبها في غير الصلاة، فتعين كونها فيها.

(وأقلها: اللهم صل) أو صلى الله (على محمد، أو على رسوله، أو على النبي). شرح المقدمة الحضرمية المسمى بشرى الكريم بشرح مسائل التعليم (ص: 212)

Daftar Pustaka:

1. Busyra al-karim. IV/ 267

========

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

MUSHAHIH:

1. Al-Ustadz Tamam Reyadi

2. Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3. Al-Ustadz Abdul Malik

4. Al-Ustadz Rofie

5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7. Al-Ustadz Abdulloh SalamAl-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

PERUMUS:

Al-Ustadz Ibnu Malik. S.P. d I