DOC_1306. Status Mahram Antara Mena ntu Dan Mertua

Tu Qi Jan Smith@12 Februari 2017 pukul 5:46

Assalamu alaikum warohmatulloh wabarokaatuh

Nuwun sewu pak ustad/bu ustadzah mau nanya. Setelah terjadi perceraian antara swAmi dan istri dan udah ada anak apakah

hubungan muhrim dengan mertua juga terputus?

~~~~~~~~~

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

“Setelah terjadi perceraian, apakah status mahram masih berlaku antara menantu dan mertua?”

Imam Abu Bakar bin Sayyid Muhammad Syatha al-Dimyathi di dalam kitabnya (I’anah al-Thalibin) berkata “Atau kekeluargaan melalui perkawinan dapat menyebabkan mahram untuk selama-lamanya seperti ibu istri. Berbeda jika menyebabkan mahram tapi tidak untuk selama-lamanya seperti saudara perempuan istri, maka menyentuhnya dapat membatalkan wudlu’.”

Imam Muhammad Khatib al-Syarbini di dalam kitabnya (al-Iqna’) juga menegaskan bahwa diantara sebab yang menyebabkan mahram yang bersifat kekal adalah kekeluargaan melalui perkawinan yang berjumlah 4 orang, diantaranya adalah ibu istri baik secara nasab atau persusuan, baik telah melakukan hubungan intim (dengan putrinya, istri) atau belum karena mutlaknya firman Allah “Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu”. (QS. al-Nisa’: 23)

Dari uraian tersebut di atas, dapat diketahui bahwa status mahram antara mertua dan menantu masih berlaku walaupun telah terjadi perceraian, karena status mahram antara keduanya bersifat langgeng. والله اعلم

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Ach Hosi Yanto Ilyas:

أو مصاهرة أي توجب التحريم على التأبيد كأم الزوجة بخلاف ما إذا كانت توجب التحريم لا على التأبيد كأخت زوجته فإن الوضوء ينتقض بلمسها. إعانة الطالبين - (ج 1 / ص 65)

Dasar pengambilan (2) oleh al-Ustadz Abdulloh Salam:

( وأربع بالمصاهرة ) وهن ( أم الزوجة ) بواسطة أو بغيرها من نسب أو رضاع سواء أدخل بها أم لا لإطلاق قوله تعالى { وأمهات نسائكم }. الإقناع للشربيني - (ج 2 / ص 417)

Daftar Pustaka:

1. I’anah al-Thalibin. I/ 65

2. Al-Iqna’. II/ 417

=========

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

MUSHAHIH:

1. Al-Ustadz Tamam Reyadi

2. Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3. Al-Ustadz Abdul Malik

4. Al-Ustadz Rofie

5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7. Al-Ustadz Abdulloh Salam

8. Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

PERUMUS:

Al-Ustadz Ibnu Malik. S.P. d. I

 

 

Cari Artikel

Statistik

3441021
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
941
2573
3514
3358531
76681
94865
3441021
Your IP: 18.232.53.231
Server Time: 2019-08-19 07:39:31