DOC_1313. Hukum Mewakilkan Akad Nikah

Anton Cokerz@ 9 Maret 2017 pukul 6:28

Assalamu alaikum

Titipan: bagaimana hukum mewakilkan aqad nikah boleh apa tidak

??? klo boleh bagaimana akad nya. sertakan ibarotnya.

~~~~~~~~~

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

“Bolehkah mewakilkan akad nikah?”

Imam Muhammad bin Qasim bin Muhammad bin Muhammad; Abu Abdillah; Syamsuddin al-Ghazi di dalam kitabnya (Fathu al-Qarib) menjelaskan bahwa definisi perwakilan dalam pernyataan pengarang adalah setiap sesuatu yang diperbolehkan bagi seseorang untuk melakukan transaksi sendiri, maka boleh mewakilkannya kepada orang lain.

Imam Taqiyuddin; Abu bakar bin Muhammad al-Hisni di dalam kitabnya (Kifayah al-Ahyar) dalam sebuah cabang hukum menegaskan bahwa dalam keafsahan akad nikah disyaratkan hadirnya 4 orang, yaitu wali, mempelai laki-laki dan dua orang saksi yang adil. Dan boleh bagi wali dan mempelai laki-laki mewakilkan (pada orang lain). Jika wali dan mempelai laki-laki atau salah satunya mewakilkan, namun wali dan wakilnya hadir (di majelis) dan wakil melakukan akad, maka pernikahan tidak sah, karena wakil adalah pengganti wali.

Imam Ahmad bin Abdul Aziz bin Zainuddin bin Ali bin Ahmad al-Malibary di dalam kitabnya (Fathu al-Mu’in) juga menegaskan bahwa boleh bagi suami mewakilkan ijab qabul nikah, maka wakil wali berkata “zawwajtuka fulanah binti fulan bin fulan” kemudian berkata “muwakkili” atau “wakalatan ‘anhu” jika suami atau kedua saksi tidak mengetahui perwakilannya. Jika mengetahui, maka hal itu tidak disyaratkan walaupun ia tau dari wakil. Dan wali berkata pada wakil suami “zawwajtu binti li fulan bin fulan”, dan wakil suami menjawab sebagaimana wali-nya anak kecil ketika menerima pernikahan untuknya, yakni “qabiltu nikachaha lahu”. Jika tidak menyebutkan kalimat “lahu”, maka tidak sah.

Dari pemaparan tersebut di atas, dapat diketahui secara pasti bahwa mewakilkan akad nikah adalah boleh. Adapun sighat akad nikah adalah sebagai berikut:

Wakil wali: “Angkahtuka wa zawwajtuka makhtubataka (fulanah)…… binta….. muwakkili / alladzi wakkalani bimahri…..”.

Wakil mempelai laki-laki: “Qabiltu nikachaha wa tazwijaha lahu bilmahril madzkur”. والله اعلم

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Abdulloh Salam:

وذكر المصنف ضابط الوكالة في قوله: (وكل ما جاز للإنسان التصرف فيه بنفسه جاز له أن يُوكِّل فيه) غيرَه. فتح القريب في باب الوكالة

Dasar pengambilan (2) oleh al-Ustadz Zafi AL Dimass:

( فرع ) يشترط في صحة عقد النكاح حضور أربعة ولي وزوج وشاهدي عدل ويجوز أن يوكل الولي والزوج فلو وكل الولي والزوج أو أحدهما أو حضر الولي ووكيله وعقد الوكيل لم يصح النكاح لأن الوكيل نائب الولي والله أعلم. كفاية الأخيار - (ج 1 / ص 358)

Dasar pengambilan (3) oleh al-Ustadz Tamam Reyadi:

( و ) يجوز ( لزوج توكيل في قبوله ) أي النكاح فيقول وكيل الولي للزوج زوجتك فلانة بنت فلان ابن فلان. ثم يقول موكلي أو وكالة عنه إن جهل الزوج أو الشاهدان وكالته وإلا لم يشترط ذلك وإن حصل العلم بأخبار الوكيل . ويقول الولي لوكيل الزوج زوجت بنتي لفلان بن فلان فيقول وكيله كما يقول ولي الصبي حين يقبل النكاح له قبلت نكاحها له فإن ترك لفظة له فيهما لم يصح النكاح. فتح المعين - (ج 3 / ص 323)

Daftar Pustaka:

1. Fathu al-Qarib.

2. Kifayah al-Ahyar. I/ 358

3. Fathu al-Mu’in. III/ 323

=========

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

MUSHAHIH:

1. Al-Ustadz Tamam Reyadi

2. Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3. Al-Ustadz Abdul Malik

4. Al-Ustadz Rofie

5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7. Al-Ustadz Abdulloh Salam

8. Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

PERUMUS:

Al-Ustadz Ibnu Malik. S.P. d. I

 

Cari Artikel

Statistik

4575981
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1026
1189
4115
4510536
23770
54164
4575981
Your IP: 3.238.8.102
Server Time: 2020-10-21 19:21:07