Get Adobe Flash player

Cari

adsense

Statistik

2782576
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
835
1629
5558
2712337
37512
45614
2782576
Your IP: 54.162.118.107
Server Time: 2018-10-17 09:33:43

Syifa Shafia @ 8 Mei 2016 pukul 19:58

Assalamu'alaikum.langsung saja mau tanya adakah yg memperbolehkan berjualan darea masjid?bukankah berjualan di masjid itu dlarang.karena saya mlihat ddaerah magetan ada msjid bsar yg memperbolehkn berjualan dstu bahkan memakai seragam.kalaupun tdak dperbolhkan bgaimana hukum membelinya??

~~~~~~~~~

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

“Bagaimanakah hukum berjualan diarea Masjid?”

Imam Syihabuddin; Ahmad bin Ahmad bin Salamah al-Qalyubi di dalam kitabnya (Hasyiyah al Qalyubi) mengutip pernyataan Imam al-Adzra’i yang menyatakan bahwa seperti halnya jalan, yaitu tempat-tempat yang harus dipelihara, diantaranya adalah tempat terpeliharanya Masjid, bukan halamannya. Dan tidak diperbolehkan bagi seseorang mengusir orang yang sedang duduk di tempat tersebut sekira tidak membahayakan, karena ia lebih berhak dengan tempat duduknya selama ia berada disitu. Dan tidak boleh bagi orang yang sedang duduk melarang orang menjual semisal barang dagangannya walaupun berada disampingnya, dan ia boleh mencegah orang yang mempersempitnya.

Imam Abu Zakariya Muhyiddin Yahya bin Syaraf al-Nawawi di dalam kitab (al-Majmu’) juga menjelaskan bahwa Imam Syafi’i di dalam kitab “al-Buwaithi” menyatakan makruh melakukan jual beli di dalam Masjid. Penulis kitab “al-Syamil” menyatakan bahwa dalam masalah ini ada dua pendapat:

• Pendapat yang lebih autentik menyatakan makruh. • Pendapat kedua menyatakan tidak makruh.

Dengan demikian, hukum berjualan di area Masjid adalah boleh selama tidak mengganggu orang lain. Wallahu a’lam bis shawab.

 

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan:

قال الأذرعي . ويقال بمثله في الحريم ونحوه مما تقدم ومنه حريم المسجد لا رحبته وليس لأحد إزعاج جالس في شيء من ذلك حيث لا ضرر وهو أحق بمجلسه مدة دوامه فيه , ولا يجوز إزعاجه مع الضرر وليس لجالس منع من يبيع مثل بضاعته مثلا , ولو بجانبه وله منع من يضيق عليه . حاشية قليوبي - (ج 3 / ص 94)

 

Dasar pengambilan (2) oleh al-Ustadz Imam Al-Bukhori:

وقال في البويطى وأكره البيع والشراء في المسجد قال صاحب الشامل فالمسألة علي قولين (أصحهما) يكره البيع والشراء في المسجد ) والثانى( لا يكره قال فان كان محتاجا الي شراء قوته وما لا بد له منه لم يكره. المجموع شرح المهذب - (ج 6 / ص 529(

 

Daftar Pustaka:

1. Hasyiyah al Qalyubi. III/ 94

2. Al-Majmu’. VI/ 529

=========

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

MUSHAHIH:

1. Al-Ustadz Tamam Reyadi

2. Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3. Al-Ustadz Abdul Malik

4. Al-Ustadz Rofie

5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7. Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

PERUMUS:

 

Al-Ustadz Ibnu Malik. SP. d I