Get Adobe Flash player

Cari

adsense

Statistik

2887146
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
864
1998
11505
2809480
25409
48266
2887146
Your IP: 3.80.177.176
Server Time: 2018-12-16 12:48:28

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ringkasan Nurul Yaqien Sejarah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam

 

 

 

الدرس السابع عشر

تتمة فتح العراق .

وقعة الجسرالاولى 1- جهز عمر رضى الله عنه جيشا تحت قيادة ابى عبيدة بن مسعود الثقفى وامره بالمسير الى العراق لمساعدة المثنى بن حارثة فى اتمام فتح العراق .

2- ولما بلغ رستم قائد الفرس مسيره جهز جيشا لقتاله , فتقابل الجيشان يفصل بينهما نهرالفرات .

3- فاصلح ابو عبيدة جسرا كان لاهل الحيرة يعبرون عليه واختار العبور عليه الى الفرس .

4- فنهاه بعض المسلمين فلم يقبل وعبر بجيشه فاشتدالقتال .

5- وقتل ابو عبيد بن مسعود وانهزم المسلمون , واسرع بعضهم الى قطع الجسر وصاح فى المسلمين قائلا : اعبروا الجسر ولا تفرقوا انفسكم وبقى حتى عبروا .

6- وقتل من المسلمين فى هذه الوقعة اربعة الاف ومن الفرس ستة الاف .

7- وسبب انكسار المسلمين فى هذه الوقعة مخالفة ابى عبيد رأى من منعوا ه من العبور الى الفرس , ثم تسرع بعض الجيش فى قطع الجسر .

 

Terjemhan:

PELAJARAN KE TUJUH BELAS: LANJUTAN PENAKLUKAN IRAK, PERISTIWA JEMBATAN YANG PERTAMA

1. Umar r.a. menyiapkan tentara di bawah pimpinan Abu ‘Ubaidah bin Mas’ud Atstsaqafie. Beliau menyuruhnya agar berjalan menuju Irak, untuk membantu Mutsan-na bin Haritsah dalam menyempurnakan penaklukan negeri itu.

2. Setelah berita itu sampai kepada Rustum. Pimpinan tentara Parsi, dia segera menyapkan tentaranya pula untuk memerangi tentara islam itu. Maka berhadap-hadaplah kedua pihak tentara itu yang dipisahkan oleh sungai Furat.

3. Karena itu Abu ‘Ubaidah lalu memperbaiki jembatan penduduk hirah dimana mereka sama menyeberangi jembatan itu. Abu Ubaidah lalu memilih untuk menyeberang ke daerah Parsi.

4.Ketika Abu Ubaidah menyeberang melalui jembatan itu, maka sebagian orang islam melarangnya. Tetapi larangan itu tidak diindahkan dan terus menyeberang dengan tentaranya. Maka terjadilah pertempuran yang dahsyat disana.

5. Dengan pertempuran itu maka terbunuhlah Abu Ubaidah bin Mas’ud sehingga pecah-belahlah tentara islam. Sebagian orang-oran islam bercepat-cepat hendak memutus jembatan itu sambil menyeru kepada orang-orang islam. Serunya: “menyeberanglah kamu semua pada jembatan ini dan janganlah berpecah-pecah.! Maka tentara islam semua menyeberang.

6. Orang-orang islam yang terbunuh dalam peristiwa ini ada 4.000 orang dan dari pihak tentara parsi 6.000 orang.

7. Adapun sebab-sebabnya tentara islam menjadi pecah-belah dalam peristiwa ini. Karena Abu Ubaidah menentang pendapat orang-orang yang melarang beliau dalam menyeberang ke Parsi itu. Kemudian cepat-cepatnya sebagian tentara itu memutus jembatan tadi.

Umar Abdul Djabbar, Ringkasan Nurul Yaqien, (Surabaya : Awab Abdullah Attamimi 2015. ) Juz. 3 Hlm. 28

------

Oleh: Ust. Ach Hosiyanto Ilyas S.Pd.I