Get Adobe Flash player

Cari

adsense

Statistik

2517991
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1642
2473
6062
2437012
51995
71119
2517991
Your IP: 54.144.16.135
Server Time: 2018-06-19 21:55:02

Vivi@14 Mei2 015

Assalamualaikum.
Mohon pencerahannya kepada segenap master MTTM mengenai menjual dengan dua harga

. Apakah dikatakan menjual dengan dua harga jika seorang penjual mengatakan "Aku jual cincin ini seharga 500 rb kalau cash, kalau dihutang harganya 1 juta."
Atas pencerahannya saya ucapkan thank's very much. I love MTTM.

 

=========

 

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

 

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

Bagaimanakah hukum menjual barang dengan dua harga menurut perspektif Fiqh?

Maka dalam menanggapi pertanyaan yang telah diutarakan oleh sahabat fillah Vivi tersebut diatas, kami segenap anggota musyawirin MTTM memiliki pandangan sebagai berikut:

Imam Syamsuddin; Muchammad Ibnu Abi Al Abbas; Achmad Ibnu Hamzah Ibnu Syihabuddin Al Ramli yang populer dengan sebutan Imam Syafi’i kecil menjelaskan bahwa salah satu hal yang dilarang yang dapat membatalkan sebuah transaksi jual beli adalah menjual dengan dua harga dalam sebuah transaksi penjualan. Seperti perkataan seseorang: “Aku menjual barang ini kepadamu seharga seribu tunai atau dua ribu dengan tempo satu tahun. Maka ambilllah dengan harga yang engkau sukai atau yang aku sukai (tanpa adanya kejelasan diantara harga tunai atau tempo).” Berbeda jika ada kejelasan tentang harga yang disepakati dengan berkata: “Saya beli dengan harga seribu tunai.” Atau dengan berkata: “Saya beli dengan harga dua ribu dengan tempo.” Maka hukumnya adalah sah.

Imam Abu Zakariya Muhyiddin Yahya Ibnu Syaraf Al Nawawi didalam kitabnya Raudlah Al Thalibin Wa ‘Umdah Al Muftin menambahkan bahwa diantara jual beli yang batal adalah dua penjualan dalam satu transaksi. Beliau menyatakan bahwa didalam ungkapan “dua penjualan dalam satu transaksi” terdapat dua penafsiran yang juga telah diurai didalam Al Mukhtashar. Yaitu:

I. Seseorang berkata: “Aku akan menjual barang ini seharga seribu jika engkau menjual rumahmu kepadaku seharga sekian atau jika engkau membeli rumahku seharga sekian.” Maka transaksi semacam ini adalah batal.

II. Seseorang berkata: “Aku menjual barang ini kepadamu seharga seribu tunai atau dua ribu dengan tempo satu tahun. Maka ambilllah dengan harga yang engkau kehendaki atau yang aku kehendaki.” Maka transaksi semacam ini adalah batal.

 

KESIMPULAN:

"Aku jual cincin ini seharga 500 ribu kalau cash, kalau dihutang harganya 1 juta.”

Jika terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli untuk melakukan sebuah transaksi tanpa adanya kejelasan dari dua harga yang telah disebutkan, maka hukum transaksi jual beli yang dilaksanakan adalah tidak sah. Namun jika ada kejelasan dari dua harga yang telah disebutkan (harga cash atau harga kredit), maka hukum transaksi jual beli yang dilaksanakan adalah sah.

 

 

Dasar pengambilan (1) oleh Al-Ustadz Ibnu Malik:

وعن بيعتين في بيعة رواه الترمذي وصححه بأن يقول بعتك بألف نقدا أو ألفين إلى سنة فخذ بأيهما شئت أنت أو أنا أو شاء فلان للجهالة بخلاف ما لو قال بألف نقدا وألفين إلى سنة فإنه يصح . نهاية المحتاج . الجز 3. صفحة 450.

 

Dasar pengambilan (2) oleh Al-Ustadz Opick Syahreza: 

وَمِنْهَا: بَيْعَتَانِ فِي بَيْعَةٍ، وَفِيهِ تَأْوِيلَانِ نَصَّ عَلَيْهِمَا فِي «الْمُخْتَصَرِ» . أَحَدُهُمَا: أَنْ يَقُولَ: بِعْتُكَ هَذَا بِأَلْفٍ، عَلَى أَنْ تَبِيعَنِي دَارَكَ بِكَذَا، أَوْ تَشْتَرِيَ مِنِّي دَارِي بِكَذَا، وَهُوَ بَاطِلٌ. وَالثَّانِي: أَنْ يَقُولَ: بِعْتُكَهُ بِأَلْفٍ نَقْدًا، أَوْ بِأَلْفَيْنِ نَسِيئَةً، فَخُذْهُ بِأَيِّهِمَا شِئْتَ أَوْ شِئْتُ أَنَا، وَهُوَ بَاطِلٌ. أَمَّا لَوْ قَالَ: بِعْتُكَ بِأَلْفٍ نَقْدًا، وَبِأَلْفَيْنِ نَسِيئَةً، أَوْ قَالَ: بِعْتُكَ نِصْفَهُ بِأَلْفٍ، وَنِصْفَهُ بِأَلْفَيْنِ، فَيَصِحُّ الْعَقْدُ > روضة الطالبين وعمدة المفتين . الجز 3. صفحة 399.

 

Dasar pengambilan (3) oleh Al-Ustadz Wes Qie:

( و ) عن ( بيعتين في بيعة ) رواه الترمذي وغيره وقال حسن صحيح ( كبعتك ) هذا ( بألف نقدا أو بألفين لسنة فخذه بأيهما شئت أو شاء وعدم الصحة فيه للجهل بالعوض. فتح الوهاب . الجز 1. صفحة 283

 

Dasar pengambilan (4) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife: 

بيعتان في بيعة: وهو أن يذكر في صيغة العقد عقدان في آن واحد، كأن يقول البائع: بعتك هذه الدار - مثلاً - بألف نقداً وبألفين تقسيطاً أو إلى سنة. فيقبل المشتري البيع بالنقد أو بالتقسيط. أو أن يقول: بعتك هذه السيارة – مثلاً بألف - على أن تبيعني دارك بألفين. فهذا النوع من البيوع منهيُّ عنه وباطل، للجهل بالثمن في الصورة الأولى، والتعليق على الشرط في الصورة الثانية. الفقه المنهجي على مذهب الإمام الشافعي . الجز 6. صفحة 37

 

 

Referensi:
1. Nihayah Al Muchtaj. III/ 450
2. Raudlah Al Thalibin Wa ‘Umdah Al Muftin. III/ 399
3. Fatchu Al Wahab. I/ 283
4. Al Fiqh Al Manhaji. VI/ 37

 

=========

MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

 

MUSHAHIH:
1. Al-Ustadz Brojol Gemblung
2. Al-Ustadz Wes Qie
3. Al-Ustadz Abdul Malik
4. Al-Ustadz Mbah Sanidin
5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin
6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
7. Al-Ustadz Abdulloh Salam

 

PERUMUS: Al-Ustadz Ibnu Malik