DOC_1107. Hukum Talak Dalam Hati

All Aziz @ 26 April 2016 pukul 20:14

Assala mualaikum wrb bgai mna hukum x seorang suami ad niat dlm hti ingin mncerai kn istri x tp tdk d kluarkn tp tdk d kluarkn istri x bgai mna dgn pernikhan x ap batal g, kurang lbh x mhn mf trmkseh...

~~~~~~~~~

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

“Apakah talak yang tidak diucapkan (hanya terbersit di dalam hati) berpengaruh terhadap keafsahan pernikahan?”

Imam Muhammad al-Khatib al-Syarbini di dalam kitabnya (Mughni al-Muhtaj) menyatakan bahwa pernyataan pengarang mengindikasikan bahwa sesungguhnya “talak” tidak terjadi (jatuh) dengan hanya niat yang tidak diucapkan, juga tidak dengan menggerakkan lisan dengan kalimat “talak” tanpa mengeraskan suara sekira terdengar oleh diri sendiri dengan pendengaran yang normal dan tidak ada penghalang, karena yang semacam ini tidak dikategorikan kalam. Prof. DR. Wahbah al Zuhaili (Ulama’ kontemporer) di dalam kitabnya (al-Fiqhu al-Islam Wa Adillatuhu) juga menyatakan bahwa barang siapa mencerai di dalam hatinya, maka tidak terjadi, namun jika ia mengucapkan, atau menggerakkan lisannya walaupun tidak terdengar, maka terjadi “talak”. Dengan demikian, kata “talak” yang tidak diucapkan (hanya terbersit di dalam hati) tidak berpengaruh terhadap keafsahan pernikahan (tidak terjadi talak). Wallahu a’lam bis shawab.

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan:

تنبيه أفهم كلامه أنه لا يقع طلاق بنية من غير لفظ وهو كذلك ولا بتحريك لسانه بكلمة الطلاق إذا لم يرفع صوته بقدر ما يسمع نفسه مع اعتدال سمعه وعدم المانع لأن هذا ليس بكلام . مغني المحتاج - (ج 3 / ص 280(

Dasar pengambilan (2) oleh al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan:

ومن طلق في قلبه لم يقع، وإن تلفظ به أو حرك لسانه، وقع ولو لم يسمعه. الفقه الإسلامي وأدلته - (ج 9 / ص 362)

 

Daftar Pustaka:

1.      Mughni al-Muhtaj. III/ 280

2.      Al-Fiqhu al-Islam Wa Adillatuhu. IX/ 362

=========

 

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

 

MUSHAHIH:

1.      Al-Ustadz Tamam Reyadi

2.      Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3.      Al-Ustadz Abdul Malik

4.      Al-Ustadz Rofie

5.      Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6.      Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7.      Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

PERUMUS: Al-Ustadz Ibnu Malik

Cari Artikel

Statistik

3240245
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2808
3500
9509
3163277
43664
70412
3240245
Your IP: 54.145.45.143
Server Time: 2019-06-18 23:30:14