Cipto Prasetyo @ 3 Oktober 2015 pukul 21:37 

Assalamualaikum para angota MTTM..langsung aja, apabila seorang suami menikah lagi dgn istrinya yg sudh tolak 3,dan udh menikah dgn muhalil, ketika suami menjatuhkan tolak lgi berarti tolak berapa..mohon jawabanya beserta dalil dalilnya maturnuwun.. 

~~~~~~~~~ 

JAWABAN: 

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh. 

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ 

Jika seorang suami menikah lagi dengan istrinya yang sudah dicerai tiga pasca muhallil untuk kemudian dicerai lagi, maka cerai yang terjadi cerai dihitung yang keberapa? 

Imam Manshur bin Yunus bin Shalah al Bahuti di dalam kitabnya (al Raudlu al Murabba’ ‘Ala Mukhtashar al Miqna’) menyatakan bahwa seseorang yang menjatuhkan talak di bawah jatah talak yang dimilikinya dengan menjatuhkan talak satu atau dua terhadap istri yang merdeka atau menjatuhkan talak satu terhadap budak kemudian kembali (ruju’), maka ia tidak memiliki jatah talak melebih jatah talak yang tersisa, hal ini berbeda dengan istri yang ditalak tiga. Ketika ia menikah (lagi), kemudian bercerai lalu suami yang pertama kembali, maka ia kembali memiliki jatah tiga (talak). 

Imam Abu Zakariya Muhyiddin Yahya bin Syaraf al-Nawawi di dalam kitabnya (al Majmu’ Syarh al Muhaddzab) juga menyatakan bahwa sesungguhnya laki-laki ketika menceraikan istrinya dengan cerai satu atau dua (raja’i) di dalam masa iddah, maka ia memiliki jatah cerai yang masih tersisa. Dan jika ia mencerai istrinya dengan cerai yang ke tiga, kemudian menikahinya kembali pasca bercerai dari suami yang lain, maka ia kembali memiliki jatah tiga cerai. Ini merupakan hasil konsensus Ulama’ dan tidak ada pro dan kontra. Dan jika ia mencerai istrinya dengan cerai kurang dari tiga hingga selesai masa iddah kemudian menikahinya kembali sebelum sempat menikah dengan laki-laki lain, maka ia memiliki jatah cerai yang tersisa. Dalam hal ini juga tidak ada pro dan kontra. 

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa ketika istri dicerai tiga, maka istrinya menjadi haram baginya sehingga ia dinikahi oleh pria lain. Lantas apabila suami pertama kembali lagi padanya maka baginya kembali memiliki tiga perceraian sebagaimana pernikahan pertama. Wallahu a’alm bis shawab.

 

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Tamam Reyadi: 

ومن طلق دون مايملك بأن طلق الحر واحدة أو ثنتين أو طلق العبد واحدة ثم راجع المطلقة رجعيا أو تزوج البائن لم يملك من الطلاق أكثر مما بقي من عدد طلاقه وطئها زوج غيره أو لا لأن وطء الثاني لايحتاج إليه في الإحلال للزوج الأول فلا يغير حكم الطلاق كوطء السيد بخلاف المطلقة ثلاثا إذا نكحت من أصابها ثم فارقها ثم عادت للأول فإنها تعود على طلاق ثلاث . الروض المربع على مختصر المقنع

(Link Kitab: https://l.facebook.com/l.php…) 

 

Dasar pengambilan (2) oleh al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan: 

فإن الرجل إذا طلق زوجته طلاقا رجعيا في عدتها، فانها تكون عنده على ما بقى له من عدد الطلاق، وان طلق امرأته ثلاثا ثم تزوجها بعد زوج فانه يملك عليها ثلاث طلقات. وهذا اجماع لا خلاف فيه، وان أبان امرأته بدون الثلاث حتى انقضت عدتها ثم تزوجها قبل أن تتزوج زوجا غيره فانها تكون عنده ما بقى من عدد الثلاث. وهذا أيضا لا خلاف فيه. المجموع شرح المهذب - (ج 17 / ص 287( 

 

Referensi:

1. Al Raudlu al Murabba’ ‘Ala Mukhtashar al Miqna’.

2. Al Majmu’ Syarh al Muhaddzab. XVII/ 287 

 

=========

 

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

 

MUSHAHIH:

1. Al-Ustadz Tamam Reyadi

2. Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3. Al-Ustadz Abdul Malik

4. Al-Ustadz Ro Fie

5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7. Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

 

PERUMUS:

Al-Ustadz Ibnu Malik Hafidzahullah

 

EDITOR:

Al-Ustadzah Naumy Syarif Hafidzahallah

 

(Link Diskusi:https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1666551210225099/)