Get Adobe Flash player

Cari

adsense

Statistik

2637621
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1549
1468
8720
2564294
29244
70732
2637621
Your IP: 54.198.41.76
Server Time: 2018-08-17 22:36:07

Al Idruz@ 15 Juli 2016 Assalamu alaikum

Mu tanya nih dikit Dsini prnh k jadian zakat fitrah di ksih msjid oleh ta' mir msjd dijual dibelikan sarung di bagi untuk ta' mir masjid Boleh pa engga' Mohon penjelasan!

~~~~~~~~~

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

“Bagaimanakah hukum memberikan zakat fitrah pada Masjid?”

Prof. DR. Wahbah bin Musthafa al-Zuhaili di dalam kitabnya (al-Fiqh al-Islam Wa Adillatuhu) menjelaskan apakah zakat boleh didistribusikan kepada selain kelompok-kelompok ini? Mayoritas pakar Fiqh sepakat bahwa sesungguhnya tidak diperbolehkan mendistribusikan zakat kepada selain yang telah disebutkan Allah, yakni membangun Masjid, jembatan, bendungan, memperbaiki jalan, mengkafani jenazah, melunasi hutang, menjamu tamu, keperluan perang seperti membuat kapal perang, membeli pedang dan lain sebagainya dari ragam pendekatan terhadap Allah yang tidak memiliki unsur kepemilikan di dalamnya.

Imam Abdurrahman bin Muhammad bin Husain bin ‘Amr Ba’alawi di dalam kitabnya (Bughyah al-Mustarsyidin) menegaskan bahwa Masjid tidak memiliki hak dari zakat secara mutlak, karena tidak boleh mendistribusikannya kepada selain orang muslim yang merdeka dan zakat tidak seperti wasiat.

Syaikh Abdullah al-Hariri di dalam kitabnya (Bughyah al-Thalib) juga menegaskan bahwa Hadits Nabi yang mengurai tentang muatan firman Allah “fi sabilillah” adalah sebagian amal kebajikan, tidak keseluruhannya, yaitu jihad. Dan termasuk dalam kategori “fi sabilillah” menurut Imam Ahmad adalah orang yang hendak melaksanakan haji dan ia fakir. Dan tidak seorangpun dari kalangan Imam Mujtahid menyatakan bahwa kalimat “fi sabilillah” bersifat universal yang meliputi segala bentuk kebajikan yang disyari’atkan. Hal itu hanya dikemukakan oleh sebagian ilmuan terkini dari kalangan madzhab Hanafi namun bukan sahabat Imam Abu Hanifah dalam kapasitas sebagai seorang mujtahid. Maka haram mengadopsi pendapatnya.

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa hukum mendistribusikan zakat fitrah pada Masjid adalah tidak diperbolehkan, karena Masjid tidak dalam kategori 8 golongan yang berhak menerima zakat. “Bagaimanakah hukum jika kemudian zakat tersebut dijual lalu dijadikan souvenir dan dibagikan kepada para anggota ta’mir?” Soal ini terjawab dengan jawaban sub A. Wallahu a’lam bis shawab.

 

Dasar pengambilan (1) oleh al-Ustadz Ach Hosi Yanto Ilyas:

هل تعطى الزكاة لغير هذه الأصناف؟ اتفق جماهير فقهاء المذاهب (1) على أنه لا يجوز صرف الزكاة إلى غير من ذكر الله تعالى من بناء المساجد والجسور والقناطر والسقايات وكري الأنهار وإصلاح الطرقات، وتكفين الموتى، وقضاء الدين، والتوسعة على الأضياف، وبناء الأسوار وإعداد وسائل الجهاد، كصناعة السفن الحربية وشراء السلاح، ونحو ذلك من القرب التي لم يذكرها الله تعالى مما لا تمليك فيه الفقه الإسلامي وأدلته - (ج 3 / ص 303)

 

Dasar pengambilan (2) oleh al-Ustadz Ach Hosi Yanto Ilyas:

(مسألة) : لا يستحق المسجد شيئاً من الزكاة مطلقاً ، إذ لا يجوز صرفها إلا لحرّ مسلم ، وليست الزكاة كالوصية . بغية المسترشدين - (ج 1 / ص 220)

 

Dasar pengambilan (3) oleh al-Ustadz Tamam Reyadi:

فدلنا حديث النبي وهو المبين لما أنزل الله في كتابه أن المراد بقول الله تعالى ( و في سبيل الله ) في آية الصدقات بعض أعمال البر لا كلها وهو الجهاد. و يدخل في سبيل الله عند الإمام أحمد من يريد الحج وهو فقير. و لم يقل إن كلمة ( و في سبيل الله ) تعم كل مشروع خيري أحد من الأئمة المجتهدين إنما ذلك ذكره بعض الحنفية من المتأخرين ليس من أصحاب أبي حنيفة الذين هم مجتهدون فحرام أن يؤخذ بقول هذا العالم . بغية الطالب للشيخ عبد الله الهرري 386-387 (دار المشاريع)

 

Daftar Pustaka:

1. Al-Fiqh al-Islam Wa Adillatuhu. IX/ 32

2. Bughyah al-Mustarsyidin. I/ 220

3. Bughyah al-Thalib. 386-387

 

=========

MUSYAWIRIN:

Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

 

MUSHAHIH:

1.      Al-Ustadz Tamam Reyadi

2.      Al-Ustadz Wesqie Zidan Ardan

3.      Al-Ustadz Abdul Malik

4.      Al-Ustadz Rofie

5.      Al-Ustadz Moh Ilhamudin

6.      Al-Ustadz Imam Al-Bukhori

7.      Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi

 

PERUMUS:

Al-Ustadz Ibnu Malik. SP. d I